Home » » Anies Bicara Soal Pentingnya Akhlak dalam Pendidikan

Anies Bicara Soal Pentingnya Akhlak dalam Pendidikan

Written By Adinda Maulidya on Kamis, 04 Mei 2017 | 11:21

Cagub DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menghadiri Rapat Kerja Nasional I Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT). Dalam sambutannya, Anies menyampaikan pentingnya memahami konteks pendidikan dalam Islam.

Rapat Kerja Nasional I Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Pinangranti, Jakarta Timur, Kamis (4/5/2017). Acara ini mengusung tema Peningkatan Moral, Keberdayaan Ekonomi dan Kepedulian Sosial untuk Kejayaan Ummat. Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan BKMT utusan 33 provinsi se Indonesia.

"Bapak Ibu sekalian, anak masa depan itu harus dididik dengan 4C atau 4K. Kritis, komunikatif, kreatif, dan kolaboratif," kata Anies di awal-awal sambutanya.

Anies kemudian menjelaskan pentingnya membangun akhlak anak dalam konteks pendidikan Islam. Dia menyebut konteks pendidikan Islam saat ini lebih berfokus pada pembangunan akidah.

"Konteks pendidikan dalam Islam, kita kalau mendidik fokusnya pada ini Aqidah. Akhlak itu sering terlewat, kita fokuskan pada akidah dan syariah," jelasnya.

Anies kemudian mengambil contoh negara Jepang yang tingkat kejujuran masyarakatnya tinggi. "Di Jepang fokusnya pada karakter, tapi mereka nggak punya iman, tapi kesehariannya Islami," sebut Anies.

"Di Jepang barang hilang ketemu, kita di sini, di masjid saja kita takut (barang) hilang, coba kalau ke Masjid Istiqlal, tulisannya jaga barang anda," sambungnya.

Anies kemudian menyampaikan tahapan mengajarkan dan menanamkan akhlak yang baik pada anak. Tahapan tersebut adalah diajarkan, dibiasakan, dilatih untuk konsisten, menjadi kebiasaan, menjadi karakter, dan menjadi budaya. Bagi Anies, orang tua perlu menjadi contoh yang baik dalam menanamkan akhlak yang baik.

"Kita itu kalau ngajarin akhlak berhenti di sini, diajarkan. Padahal ada tahapannya, misal dibiasakan, yang ngajarin harus mengerjakan. Ngajarin jujur tapi orang tuanya nggak biasa jujur jangan harap. Dilatih konsisten, menjadi kebiasan, menjadi karakter, dan menjadi budaya," paparnya.

Share this article :

0 comments:

Posting Komentar

 
Support : KUPAS.CO | PT. Telematika Indonusa
Copyright © 2011. KUPAS.CO - All Rights Reserved
Gedung Dewan Pers Lt.5 AWPI Jl. Kebon Sirih No. 32-34 Jakarta Pusat
Telp. (021) 2951 7417 Fax : 021 2120 3425 WA : 0811 175 798 Email : redaksi@kupas.co.id