Home » » FPI: Polisi Harus Kooperatif Tindak Penyerang Kami

FPI: Polisi Harus Kooperatif Tindak Penyerang Kami

Written By Novia on Jumat, 13 Januari 2017 | 12:49

JAKARTA, KUPA.CO.ID- Lima anggota FPI disebutkan mengalami luka parah dalam bentrokan di dekat Mapolda Jawa Barat, Selasa (12/1) kemarin. FPI lantas meminta polisi untuk menindak pelakunya.

"Saya rasa polisi harus kooperatif, harus bisa menindak siapa yang menyerang kami ketika itu terjadi. Justru kami yang menjadi korban sebenarnya," Jumat (13/1/2017).

Menurut Maman, bentrokan terjadi saat mereka sedang makan di sebuah restoran Sunda tak jauh dari Mapolda usai mengantar Habib Rizieq diperiksa.

"Ketika kami sedang istirahat makan siang di resto Sunda. Tiba-tiba mobil kita diserang, mereka konvoi di jalan kita sedang di dalam mobil diserang sama mereka, yang sampai dijahit itu ada lima orang," ujar Maman.

Maman menjelaskan, saat itu massa sudah membubarkan diri dari menggelar aksi di depan Mapolda. Namun tiba-tiba ada sejumlah massa yang datang dan melakukan penyerangan.

"Kejadiannya itu sore, kita sudah bubar. Kan Habib Rizieq sudah keluar. Kita ngantarkan beliau, beliau juga langsung istirahat," tutur Maman.

Maman juga mengungkapkan bahwa mereka akan menggelar aksi pada 16 Januari mendatang. Aksi tersebut berupa long march menuju Mabes Polri untuk menuntut pencopotan Kapolda Jabar.

"Tanggal 16 kan kita mau turun di Al Azhar, kita mau minta tuntutan pencopotan Kapolda Jawa Barat. Bersama umat Islam tentunya. Long marchnya dari al Azhar kita menuju ke Mabes Polri," ungkapnya.
Share this article :

0 comments:

Posting Komentar

 
Support : KUPAS.CO | PT. Telematika Indonusa
Copyright © 2011. KUPAS.CO - All Rights Reserved
Gedung Dewan Pers Lt.5 AWPI Jl. Kebon Sirih No. 32-34 Jakarta Pusat
Telp. (021) 2951 7417 Fax : 021 2120 3425 WA : 0811 175 798 Email : redaksi@kupas.co.id