Latest Post

Mulai 2018, Pemprov DKI akan Memberikan Gaji untuk Guru Ngaji

Written By Adinda Maulidya on Selasa, 24 Oktober 2017 | 07:45

Pemprov DKI bakal mulai menggaji Guru ngaji di pemukiman penduduk pada 2018.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menyampaikan ide itu saat mengunjungi Masjid Istiqlal, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (22/10/2017).
Sandi mengatakan, kesejahteran Guru ngaji kampung dan marbotmasjid di Jakarta kurang mendapat perhatian.
Padahal jasa mereka sangat kongkret memperkenalkan huruf hijaiyah dan membina akhlaq anak-anak. Sandi menilai kesejahteraan Guru ngaji patut ditingkatkan.
Apalagi Guru ngaji merupakan center of influence, tempat di mana mereka pertama kali, mendapatkan pengajaran agama dan contoh langsung pelaksanaan pelajaran agama itu sendiri.
"Pemprov DKI , akan mengupayakan memberikan honor untuk Guru ngaji dan marbot masjid," kata Sandi.
’’Guru ngaji sejahtera Insya Allah murid-murid atau anak-anak mendapatkan pendidikan yang tuntas dan berkualitas,’’ lanjut Sandi.
Pendidikan yang berkualitas, kata Sandi, bisa membuat anak-anak berprestasi. Honor untuk Guru ngaji merupakan perluasan dari manfaat program Kartu Jakarta Pintar (Plus).
Sandi berjanji akan memasukkan hal tersebut dala. APBD 2018. Karena itu, dia berharap, DPRD DKI bisa mendukung program ini.
"Kompetensi guru, kesejahteraan guru, itu berbanding lurus dengan prestasi siswa,’’ beber Sandi.
Selain guru, menurut Sandi, honor juga akan diberikan kepada marbut masjid hingga penggali kuburan.
Anggaran itu juga akan diupayakan masuk dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2018.
Bagaimana mekanismenya, ujar Sansi, nanti akan dibicarakan secara detail dengan politisi di Kebon Sirih, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan pihak-pihak terkait.
’’Saya berharap, bisa masuk di APBD 2018. Makanya, kami akan kaji terus agar matang saat implemntasi,’’ jelas Sandi. .
Terpisah, Kepala Badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) DKI Tuty Kusumawati mengakui, program tersebut sedang dibahas secara detail dengan pihak-pihak terkait.
Pemprov DKI masih mempelajari bagaimana mekanisme penyaluran, criteria guru ngaji, marbot masjid, dan penggali kubur.
Hal itu dilakukan agar tidak terjadi persoalan hukum dan tepat sasaran.Guru ngaji dan marbot masjid," kata Sandi.
’’Guru ngaji sejahtera Insya Allah murid-murid atau anak-anak mendapatkan pendidikan yang tuntas dan berkualitas,’’ lanjut Sandi.
Pendidikan yang berkualitas, kata Sandi, bisa membuat anak-anak berprestasi. Honor untuk Guru ngaji merupakan perluasan dari manfaat program Kartu Jakarta Pintar (Plus).

Curhat Jokowi soal Iriana yang Hobi Main Smartphone

Presiden Joko Widodo sempat curhat soal ibu negara Iriana yang keranjingan bermain smartphone. Jokowi menyebut istrinya tak ubahnya ibu-ibu pada umumnya yang asyik bermain telepon genggam. 
Jokowi menyebut saat ini ibu-ibu lebih sering belanja melalui telepon genggam. Tradisi belanja online ini, kata Jokowi, akan berlanjut terus sesuai dengan perkembangan zaman.
"Orang akan pegang smartphone, gawai, mau apa, mau belanja. Tanya ibu-ibu belanjanya dengan apa? Saya lihat Bu Jokowi juga sama. Ini kok asyik, saya lihat di situ aduh. Enggak usah saya ceritakan," kata Jokowi saat berpidato di acara Rembuk Nasional, JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (23/10).
Presiden mengingatkan pentingnya beradaptasi perubahan-perubahan ini dalam kehidupan sehari-hari. Menurut dia, jika Indonesia tidak bersiap, maka Indonesia tidak akan bisa mengejar perkembangan teknologi dalam segala aspek kehidupan.
Tak hanya itu, Jokowi menekankan pentingnya cyber army serta cyber strategic. Menurut dia, dunia pada akhirnya akan mengarah ke sana. "Tadi sudah disampaikan, cyber army, cyber strategic, memang harus ke sana. Karena dunianya akan ke situ. Siapa yang bisa, negara itu yang akan menang," tuturnya.
Jokowi menyesalkan terhambatnya perkembangan teknologi di Indonesia tak hanya disebabkan oleh dunia pendidikan yang tidak mendukung pengembangan teknologi. Menurut dia, masalahnya bukan hanya terletak di universitas. Tapi juga Kementerian Dikti.
"Ini juga problemnya bukan di universitas saja tapi di Kementerian Dikti, ruwet. Daerah ini memang kebanyakan aturan. Kebanyakan regulasi," ujarnya. 
"Baik yang namanya undang-undang, Perpres, Keppres, Permen, Peraturan Wali Kota, Bupati, 42 ribu. banyak yang tumpang tindih," lanjutnya.
Agar Indonesia bisa bersaing, lanjut Jokowi, maka masalah birokrasi harus dipangkas habis. Ia pun sudah memerintahkan jajaran menterinya agar tidak merumitkan birokrasi yang ada.
"Enggak usah pakai kaji-kajian. Lihat, hapus, lihat, hapus," tuturnya. 

KKB Pakai Senpi Hasil Rampasan Brimob Jaga Freeport Tahun 2015

Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar mengungkapkan jika kelompok kriminal bersenjata (KKB) menggunakan senjata api jenis stayer hasil rampasan dari anggota Brimob yang tengah berjaga di wilayah operasional PT Freeport tahun 2015 silam. Kini, senjata tersebut digunakan KKB untuk menembaki anggota Brimob dan TNI di area perbukitan yang ada di kampung Utikini, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.
"Memang betul kkb yang melakukan penembakan baik kepada kendaraan milik PT Freeport maupun saat menyerang anggota Brimob merupakan senpi hasil rampasan milik anggota Brimob," ujar Boy di Jayapura, Senin (23/10).
Boy menambahkan menurut bukti yang diperoleh, salah satu senpi yang digunakan adalah jenis stayer yang dirampas dari anggota brimob tahun 2015 lalu dan kelompok yang melakukan penyerangan dipimpin Sabinus Waker.
Lebih jauh, Boy mengungkapkan jumlah KKB sekitar 15 orang dan sangat mengetahui betul medan kawasan tersebut. Itulah yang menyebabkan KKB mudah menghujani anggota dengan tembakan.
Menurutnya, walaupun sudah ada korban dari anggota polri yakni tujuh anggota brimob dan satu meninggal namun tidak menyurutkan anggota untuk melakukan pengejaran.
"Kami akan terus berupaya menangkap para pelaku penembakan yang saat ini berada disekitar pegunungan dikawasan Banti dan Utikini," jelasnya.
Sebelumnya, KKB menembaki iring iringan kendaraan PT Freeport, Sabtu (21/10) sekitar pukul 08.10 Wit d mile 67,5 Tembagapura, yakni kendaraan yang dikemudikan Muhamad Jamil dengan nomor lambung 01 4755 dan kendaraan dengan no lambung no lambung 01 5504 yang dikemudikan Joe Hacth berkebangsaan Amerika terkena tembakan di bagian sebelah kiri.
Alhasil, sopir terluka terkena serpihan. Sabtu siang (21/10), dua anggota brimob yang ikut melakukan penggejaran tertembak yakni Brigpol Mufadol dan Barada Alwin.
Kemudian Minggu (22/10) Brigpol Berry Pratama tewas tertembak dan Senin (23/10) empat anggota brimob terluka yakni Ipda Giay terkena ditangan kiri, Bripda Hence di kaki kiri, Bripda Mario di telapak tangan kiri dan Aipda Mustari paha kiri, (E 006/23/10/2017).

4 Anggota Brimob Tertembak saat Evakuasi Jenazah Briptu Berry

Baku tembak antara polisi dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di perbukitan Tembagapura, Mimika, Papua, telah menewaskan 1 anggota Brimob bernama Briptu Berry Pramana Putra. Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal mengungkapkan, dalam kejadian itu ada 4 anggota Brimob lainnya yang juga tertembak.
Dia mengatakan, keempat anggota Brimob tersebut tertembak saat mengevakuasi jenazah Briptu Berry di Kampung Banti 1, Tembagapura, Senin (23/10) sekitar pukul 06.00 WIT.
"Kelompok kriminal bersenjata (KKB) melakukan penembakan saat anggota Brimob sedang mengevakuasi jenazah Briptu Berry," kata Kamal, Senin (23/10).
Kempat anggota Brimob tersebut berasal dari Detasemen B Timika. Mereka adalah Ipda Giay terkena di tangan kiri, Bripda Hence di kaki kiri, Bripda Mario di telapak tangan kiri dan Aipda Mustari paha kiri.
Saat ini anggota sudah mendapat perawatan di RS Freeport di Tembagapura dan kondisinya stabil. "Pelaku penembakan masih kelompok yang sama yakni KKB pimpinan Sabinus Waker," kata Kamal.
Sebelumnya, pada Sabtu (21/10) sekitar pukul 08.10 WIT pihak KKB menembak iring-iringan kendaraan PT Freeport di Tembagapura. Kendaraan yang diserang adalah kendaraan yang dikemudikan Muhamad Jamil dan Joe Hacth yang berkebangsaan Amerika. 
Pada peristiwa itu, Joe terluka karena terkena tembakan di bagian sebelah kiri. Sedangkan Jamil terluka karena terkena serpihan.
Selanjutnya, pada Sabtu (21/10) siang, dua anggota Brimob tertembak, yakni Brigadir Mufadol dan Bharada Alwin. Baku tembak antara aparat keamanan dengan KKB selanjutnya terjadi. 
"Anggota Brimob atas nama Bharada Alwin terkena tembakan di bagian perut serta serpihan peluru mengenai lambung dan kandung kemih baru akan diterbangkan ke Jakarta siang ini ke Jakarta," jelas Kapolres Mimika AKBP Viktor Makbon di Timika, Senin (23/10).
Baku tembak berlanjut hingga pada Minggu (22/10). Pada hari Minggu ini Briptu Berry Pratama tewas tertembak.

Lagi, Mahasiswi UI Hilang 'Misterius'

Kasus hilangnya mahasiswa Universitas Indonesia kembali terjadi. Kali ini, korbannya adalah mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat angkatan 2016, Lutviah Sari. Ia dikabarkan hilang secara misterius sejak Senin, 2 Oktober 2017, lalu.
Humas UI Depok, Egia Tarigan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun, wanita yang akrab disapa Egi itu mengaku belum bisa berkomentar banyak lantaran kasusnya telah ditangani pihak fakultas.
"Orang tua yang bersangkutan juga telah melapor ke polisi. Nah yang tahu detailnya teman-teman fakultas. Mereka yang berkoordinasi langsung dengan orangtua korban," katanya pada wartawan, Senin 23 Oktober 2017.
Dalam pesan berantai yang didapat Egi, Lutviah Sari terakhir terlihat di sekitaran area Kukusan Teknik atau yang biasa disebut Kutek UI pada Senin 2 Oktober 2017, lalu. Setelah itu Lutviah tidak dapat dihubungi baik dari keluarga maupun teman dekat. Terakhir diketahui semua kontaknya pun tidak ada yang aktif.
"Kami juga tidak tahu sebelumnya ada masalah apa, kami hanya tahu dia hilang. Dan orangtua korban sudah melaporkan kasus ini ke Polresta Depok," tuturnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Polresta Depok belum memberikan keterangan resmi terkait kasus tersebut. 

Berpakaian Adat Betawi, Jokowi Sambut Kedatangan Emir Qatar

Written By Adinda Maulidya on Rabu, 18 Oktober 2017 | 14:24

Presiden Joko Widodo pagi ini menerima kunjungan resmi Emir Qatar, Tamim bin Hamad Al Thani. Jokowi menerima Emir Qatar di Istana Bogor, Kompleks Istana Kepresidenan, Jawa Barat.
Pantauan di lokasi, Rabu (18/10), Tamim bin Hamad Al Thani tiba di Istana Bogor sekitar pukul 10.30 WIB. Kedatangan mereka diiringi oleh pasukan berkuda dan juga drum band Paspampres.
Jokowi yang mengenakan kemeja putih dan jas hitam khas adat Betawi menyambut kedatangan Emir Qatar di tangga Istana. Keduanya terlihat berbincang-bincang sebentar.
Setelah itu, kedua kepala negara langsung menuju mimbar kehormatan untuk mengikuti upacara penyambutan. Lagu kebangsaan kedua negara yaitu As-Salam al-Amiri dan Indonesia Raya dikumandangkan bersamaan dengan 21 kali tembakan meriam. 
Kemudian, Jokowi dan Emir Qatar memeriksa barisan kehormatan. Kedua kepala negara ini juga menyapa anak-anak di barisan pasukan kehormatan yang memakai pakaian daerah.
Usai memeriksa pasukan kehormatan di halaman depan Istana Bogor, kedua kepala negara masuk ke dalam Istana. Di dalam Istana, mereka berfoto bersama, kemudian Tamim bin Hamad Al Thani mengisi buku tamu yang telah disediakan.
Setelah penandatanganan buku tamu, Jokowi dan Emir Qatar menuju ke halaman belakang Istana Bogor. Jokowi mendampingi Emir Qatar menanam pohon Eboni atau Kayu Hitam Sulawesi.
Tampak hadir di lokasi, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, juru bicara Kepresidenan Johan Budi Sapto Pribowo dan Duta Besar RI untuk Qatar, Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Basri Sidehabi.

Anies-Sandi Prediksi Pembangunan Underpass Mampang Molor 4 Bulan

Pemprov DKI menargetkan proyek underpass Mampang rampung pada akhir 2017. Namun Wagub DKI yang baru saja dilantik, Sandiaga Uno, pesimistis proyek ini akan selesai tepat waktu. Sandi menilai proyek itu setidaknya akan molor 4 bulan.
"Saya berpengalaman bangun jalan, saya pengalaman. Teman-teman sebagian sudah pernah lihat, kalau melihat ini, enggak usah dikasih tahu kepala proyek. Saya sudah tahu enggak bakal selesai. Malah saya prediksi April (2018)," ujar Sandi setelah meninjau proyek underpass Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (17/10). 
Mundurnya penyelesaian proyek ini, lanjut Sandi, diakibatkan telatnya relokasi kabel utilitas serta pipa-pipa di lokasi pembangunan tersebut.
Anies, yang juga meninjau proyek tersebut, menyesalkan kerugian yang ditimbulkan oleh kemacetan yang terjadi di sekitar Mampang. Ia berharap pembangunan proyek ini cepat selesai. Semata-mata agar warga DKI tak terganggu.
Ia menyoroti warga DKI harus menghabiskan waktu 2-3 jam jika ingin melewati kawasan Kuningan. "Kenapa ini bisa terjadi, yang seharusnya beres tertunda-tunda apapun alasannya ini menyebabkan ratusan ribu warga Jakarta sekarang mengalami pemderitaan bila ditambah lagi," kata Anies.
Oleh karena itu, Pemprov DKI akan segera memanggil pemilik kabel utilitas dan pipa tersebut agar segera direlokasi.
"Kita akan tanya pada yang bersangkutan, apa yang terjadi," ujar Anies.
Diketahui, pembangunan proyek underpass Mampang-Kuningan, pada era Ahok-Djarot diproyeksikan selesai Akhir 2017. Proyek tersebut menjadi salah satu penyebab kemacetan parah di wilayah Mampang. Kemacetan diperparah dengan adanya Pembangunan jalur LRT di daerah tersebut.
 
Support : KUPAS.CO | PT. Telematika Indonusa
Copyright © 2011. KUPAS.CO - All Rights Reserved
Gedung Dewan Pers Lt.5 AWPI Jl. Kebon Sirih No. 32-34 Jakarta Pusat
Telp. (021) 2951 7417 Fax : 021 2120 3425 WA : 0811 175 798 Email : redaksi@kupas.co.id